BULELENG (terasbalinews.com) – Pelabuhan Celukan Bawang kembali menunjukkan perannya sebagai simpul penting pariwisata bahari Bali Utara. Dalam rentang waktu 13–18 Januari 2026, pelabuhan ini melayani empat kunjungan kapal pesiar internasional, termasuk satu kunjungan perdana yang menjadi sorotan, yakni sandarnya MV Sirena untuk pertama kalinya.
Serangkaian kedatangan kapal pesiar tersebut diawali oleh MV Celebrity Millennium yang berlabuh pada 13 Januari 2026. Sehari berselang, giliran MV Regatta yang singgah pada 14 Januari 2026. MV Celebrity Millennium kemudian kembali datang untuk kunjungan keduanya pada 17 Januari 2026, sebelum rangkaian kunjungan ditutup oleh MV Sirena pada 18 Januari 2026.
Seluruh kapal tersebut menjadikan Pelabuhan Celukan Bawang sebagai salah satu pelabuhan singgah dalam jalur pelayaran wisata internasional dengan waktu kunjungan yang telah dijadwalkan secara khusus.
Selama empat kunjungan itu, tercatat 5.618 penumpang dan 2.741 kru kapal tiba di Bali Utara. Kehadiran MV Sirena untuk pertama kalinya dinilai sebagai sinyal positif atas meningkatnya kepercayaan operator kapal pesiar dunia terhadap Celukan Bawang sebagai destinasi wisata laut yang menjanjikan.
Masuknya ribuan wisatawan mancanegara turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Berbagai sektor seperti akomodasi, transportasi, usaha kuliner, pusat oleh-oleh, hingga jasa wisata merasakan manfaat langsung. Selain itu, meningkatnya intensitas kunjungan kapal pesiar juga menjadi peluang untuk mendorong pengembangan infrastruktur dan peningkatan kualitas layanan pelabuhan.

General Manager Pelabuhan Celukan Bawang, Mochammad Imron, menegaskan bahwa padatnya kunjungan kapal pesiar dalam satu pekan mencerminkan kesiapan pelabuhan dalam mendukung aktivitas wisata internasional.
“Kunjungan pertama MV Sirena yang dinakhodai oleh Captain Kostadinov Atanas Georgiev menjadi momentum penting bagi Pelabuhan Celukan Bawang. Pada kesempatan tersebut, kami juga menyerahkan cendera mata secara langsung di atas kapal sebagai bentuk apresiasi serta penguatan hubungan baik antara Pelindo dengan operator kapal pesiar,” ujar Mochammad Imron.
Pujian juga disampaikan langsung oleh nakhoda MV Sirena, Captain Kostadinov Atanas Georgiev, yang mengaku terkesan dengan kondisi alam dan pelabuhan di Bali Utara.
“Pelabuhan Celukan Bawang adalah salah satu pelabuhan dengan pemandangan terindah dan air terjernih yang pernah kami kunjungi. Kami berharap kunjungan pertama ini bukan yang terakhir, dan kami akan kembali mengunjungi pelabuhan ini di masa depan,” tuturnya.
Pelindo memastikan seluruh layanan kapal pesiar berjalan aman dan lancar melalui koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Rangkaian kunjungan ini semakin menegaskan posisi Pelabuhan Celukan Bawang sebagai gerbang wisata strategis Bali Utara, sekaligus mendukung penguatan citra Bali di kancah pariwisata global. *ndr















