BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Pelepasan Siswa SLB Negeri 1 Buleleng Jadi Ajang Unjuk Bakat dan Kemandirian Anak Berkebutuhan Khusus

slb
Sejumlah siswa SLB Negeri 1 Buleleng menampilkan pertunjukan seni dalam rangka pelepasan siswa kelas XII di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6/2026). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan pelepasan siswa kelas XII SLB Negeri 1 Buleleng yang dirangkaikan dengan pameran vokasi dan pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi para siswa untuk menunjukkan hasil pembelajaran, kreativitas, dan keterampilan yang telah mereka kembangkan selama menempuh pendidikan.

Kepala SLB Negeri 1 Buleleng, Made Winarsa, mengatakan sekolah yang dipimpinnya saat ini membina 157 siswa dengan berbagai karakteristik dan kebutuhan khusus. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus dorongan bagi para guru untuk terus memberikan layanan pendidikan yang optimal dan inklusif.

Menurut Winarsa, SLB Negeri 1 Buleleng juga telah dilengkapi fasilitas asrama yang mampu menampung hingga 40 siswa. Fasilitas tersebut diperuntukkan bagi peserta didik yang berasal dari daerah jauh dan telah memiliki tingkat kemandirian yang memadai.

“Keberadaan asrama ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus, khususnya yang berasal dari wilayah yang jauh dari sekolah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Winarsa turut memberikan semangat kepada para orang tua agar terus mendampingi dan mendukung perkembangan anak-anak mereka. Ia menegaskan setiap anak memiliki potensi yang dapat berkembang apabila mendapatkan perhatian dan pendampingan yang tepat.

“Di balik keterbatasan yang dimiliki, pasti ada kelebihan yang tertanam dalam diri setiap anak. Tugas kita bersama, khususnya para guru, adalah menggali dan mengangkat potensi tersebut ke permukaan sehingga dapat berkembang secara maksimal. Karena itu, jangan pernah merasa rendah diri dan tetaplah percaya pada kemampuan anak-anak kita,” tegasnya.

Berbagai karya keterampilan dan penampilan seni yang ditampilkan siswa dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak berkebutuhan khusus mampu berkarya, berprestasi, dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka ketika diberikan kesempatan serta lingkungan yang mendukung.

Pelepasan siswa kelas XII tahun ini tidak hanya menjadi momen perpisahan, tetapi juga bentuk apresiasi atas perjuangan para siswa, guru, dan orang tua yang telah bersama-sama mengantarkan mereka menyelesaikan pendidikan di tingkat menengah. Dukungan pemerintah dan masyarakat terhadap pendidikan inklusif pun diharapkan terus meningkat agar seluruh anak memperoleh kesempatan yang setara untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *