BULELENG (terasbalinews.com) – Kepedulian terhadap korban bencana kembali ditunjukkan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka (Kwarcab) Buleleng melalui program Bumbung Kemanusiaan. Bantuan kali ini difokuskan untuk mendukung kebutuhan pendidikan siswa terdampak banjir bandang di Desa Banjar.
Sebanyak 12 siswa SDN 1 Banjar menerima bantuan perlengkapan sekolah berupa tas, buku tulis, hingga alat tulis pada Selasa (7/4/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Kwarcab Buleleng, Gede Suyasa, bersama jajaran pengurus.
Turut hadir dalam penyaluran bantuan, Waka Pembinaan Anggota Muda Ida Bagus Gde Surya Bharata, Waka Pengabdian Masyarakat I Putu Kariaman Putra, serta Sekretaris II Kwarcab Putu Yudi Darmawan.
Bantuan ini menyasar siswa yang terdampak langsung banjir bandang, di mana sebagian besar perlengkapan sekolah mereka rusak atau hanyut terbawa arus. Diharapkan, bantuan tersebut dapat membantu mereka kembali menjalani aktivitas belajar dengan normal.
Dalam kesempatan tersebut, Suyasa menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan hasil penggalangan dana dari anggota Pramuka selama Maret 2026 melalui program Bumbung Kemanusiaan.
“Bantuan ini berasal dari donasi anggota Pramuka. Kami berharap bisa digunakan dengan baik untuk mendukung kegiatan pembelajaran di sekolah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya berfokus pada kegiatan internal, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana.
Selain memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah, bantuan ini diharapkan mampu mengembalikan semangat belajar para siswa yang sempat terganggu akibat bencana. Pasalnya, banjir bandang sebelumnya berdampak cukup besar terhadap aktivitas pendidikan di wilayah tersebut.
Pihak sekolah pun menyambut positif bantuan ini. Dukungan dari Kwarcab dinilai sangat membantu para siswa untuk kembali bersekolah dengan perlengkapan yang memadai.
Sebelumnya, Pramuka Buleleng juga telah menyalurkan bantuan lain bagi korban banjir, seperti 22 unit pompa air untuk warga Desa Banjar serta 66 kompor bagi warga terdampak di Desa Kalianget pada Maret 2026.
Program Bumbung Kemanusiaan menjadi bukti nyata komitmen Pramuka dalam pengabdian masyarakat. Ke depan, gerakan serupa diharapkan terus berlanjut sebagai bentuk respons cepat terhadap berbagai kondisi sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat. *ndr















