BULELENG (terasbalinews.com) – Peristiwa nahas terjadi di Banjar Dinas Kauman, Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt, Buleleng, pada Kamis (4/9/2025) siang. Sebuah tabung gas elpiji 3 kg meledak di sebuah dapur rumah, menyebabkan dua orang kakak beradik mengalami luka bakar.
Kedua korban adalah Salman Al Farisyi (37) dan adiknya, Ainin Lutfiah (32). Keduanya kini harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Shanti Graha, Desa Sulanyah.
Berdasarkan laporan dari Kepolisian Sektor Seririt, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WITA di rumah milik Ibu Halilah. Kejadian bermula saat Ainin Lutfiah sedang memasak di dapur. Ia tiba-tiba melihat api menyala pada bagian tabung gas 3 kg yang sedang digunakan.
Panik melihat api, Ainin segera berteriak memanggil kakaknya, Salman Al Farisyi, untuk meminta bantuan. Salman yang datang bergegas mencoba mematikan kompor untuk mencegah api membesar. Namun, nahas, tabung gas tersebut meledak sebelum upaya pemadaman berhasil.
Ledakan itu seketika menyambar keduanya. Salman mengalami luka bakar pada bagian kaki dan tangannya, sementara Ainin menderita luka bakar yang lebih parah di bagian muka dan kaki.
Saksi mata di lokasi, Imarul Faidal (36), yang juga merupakan istri dari Salman, turut membantu mengevakuasi kedua korban. Keduanya segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Selain menyebabkan korban luka, insiden ini juga menghanguskan kompor gas serta berbagai peralatan dapur lainnya. Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp 1.000.000 (satu juta rupiah).
Pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kebocoran gas tersebut dan mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati serta rutin memeriksa kondisi tabung gas dan regulator untuk menghindari kejadian serupa. (ndr)








