BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
banner

Mancing Cumi Diperairan Teluk Terima Sumberkima, Nelayan Hilang

polairud
Tim Basarnas bersama Satpolairud Polres Buleleng melakukan pencarian nelayan yang hilang saat memancing cumi diperairan Teluk Terima, Desa Sumberkima Sabtu (28/12/2024). (terasbalinews.com/ist)
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinwes.com). Seorang nelayan Fathul Qarib (21) warga Banjar Dinas  Sumberpao, Desa Sumberkima, Grokgak, Buleleng, hilang saat tengah mancing diperairan Teluk Terima, Sumberkima, Jumat (27/12/2024). Korban bersama dua rekannya bermaksud mancing cumi-cumi dengan menggunakan peralatan pelampung dari ban dalam mobil. Namun sekitar pukul 20.00 wita berhembus angin cukup kencang dan korban kemudian menghilang diduga terbawa arus.

“Benar, ada nelayan bernama Fathul Qarib dilaporkan hilang setelah bersama  dua rekannya memancing disekitar perairan Teluk Terima. Sejak menghilang pada Jumat (27/12/2024) lalu hingga kini korban belum ditemukan,” ujar Kasat Polairud Polres Buleleng, AKP Putu Edy Sukaryawan, Sabtu (28/12/2024).

Menurut AKP Edy korban bersama dua rekannya berangkat pada puuil 15.30 wita untuk mencari ikan jenis cumi-cumi dengan menggunakan pelampung. Sekitar 5 jam mereka melakukan aktivitas memancing tepatnya pukul 20.00 wita berhembus angin cukup kencang dari arah selatan. Korban kemudian diajak untuk berlindung namun korban tidak menghiraukan.

“Oleh rekannya korban  sempat diajak untuk berlindung mengingat angin sangat kencang dan hari mulai gelap, hanya saja korban mengabaikan. Setelah itu mereka tidak ada komunikasi lagi dengan korban   dan saat angin reda ternyata mereka sudah tidak melihat korban ada bersama meraka,” imbuh AKP Edy.

Setelah mendapat laporan ada nelayan hilang, Satpolairud berasama Tim Basarnas serta di back up Satuan Brimob Gilimanuk melakukan pencarian disekitar perairan tempat korban dinyatakan hilang. Namun hingga berita ini ditulis nelayan yang memiliki satu putra tersebut masih belum ditemukan.

“Dua orang saksi sudah dimintai keterangan yakni Ahmad Taufiq (30) dan Lutfi Harto (31). Saat ini Tim SAR masih terus melakukan pencarian dengan memperluas area pencarian,” tandas AKP Edy. Khan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *