BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
banner

Stafsus Presiden Tinjau Letkol Wisnu, Kesiapan Bandara Bali Utara Dipastikan

letkol wisnu
Stafsus Presiden Muhammad Qodari didampingi Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya cek kesiapan Bandara Letkol Wisnu Sumberkima untuk dikembangan menjadi bandara internasional. (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Upaya mewujudkan Bandara Internasional Bali Utara terus menunjukkan progres positif. Kunjungan Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Muhammad Qodari, ke Kabupaten Buleleng menjadi salah satu langkah penting dalam memastikan kesiapan infrastruktur tersebut.

Dalam agenda kunjungannya, Qodari meninjau langsung Lapangan Terbang Letkol Wisnu yang berada di Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak. Peninjauan ini difokuskan pada kondisi landasan pacu (runway) serta kesiapan lahan penunjang untuk pengembangan bandara.

Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran Stafsus Presiden menjadi momentum strategis untuk mendorong percepatan pembangunan bandara di Bali Utara.

“Kami merasa terhormat atas kunjungan Staf Khusus Presiden. Lapangan Terbang Letkol Wisnu adalah bagian yang sangat perlu dipromosikan agar informasinya sampai ke telinga pemerintah pusat melalui Bapak Presiden,” ujar Ngurah Arya, Rabu (8/4/2026).

Ia menegaskan, secara teknis Letkol Wisnu memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi bandara internasional. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat agar rencana tersebut dapat terealisasi.

“Beliau menekankan pentingnya keselarasan langkah antara Pemkab Buleleng, Pemprov Bali, dan Pusat. Ini sejalan dengan wacana Gubernur Bali yang sebelumnya sudah menunjukkan respon positif terkait pengembangan bandara di Bali Utara,” tambahnya.

Saat ini, rencana pengembangan masih dalam tahap pembahasan di tingkat pusat. Meski demikian, komunikasi antar pemangku kepentingan diharapkan terus berjalan intensif.

“Kini bolanya ada di pemerintah pusat. Kami berharap Bapak Gubernur dapat terus berkoordinasi dengan Staf Khusus Presiden untuk mematangkan rencana ini,” tandasnya.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Bali tengah menyiapkan sejumlah langkah teknis, termasuk pemetaan lahan sekitar 80 hektare sebagai tahap awal pengembangan kawasan bandara.

“Untuk tahap awal disiapkan lahan seluas 80 hektar untuk mendukung rencana pengembangan bandara Letkol Wisnu. Tentu akan ada berbagai perubahan besar di sekitar area bandara termasuk kemungkinan relokasi,” ungkap sumber terkait.

Sebelumnya, pengelolaan Bandara Letkol Wisnu telah sepenuhnya diambil alih oleh Pemprov Bali. Bandara dengan luas total sekitar 15 hektare itu sebelumnya merupakan aset bersama antara Pemkab Buleleng dan Pemprov Bali. Kini seluruh aset, termasuk landasan pacu sepanjang 960 meter, berada di bawah kendali Pemprov Bali.

Dengan berbagai langkah yang tengah dilakukan, harapan masyarakat Bali Utara untuk memiliki bandara representatif semakin mendekati kenyataan. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *