BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
banner

Bandara Bali Utara Masuk PSN, Ketua DPRD Buleleng: Kami Siap Jadi Tuan Rumah, Bukan Lagi Penonton

Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, A.Md.Kom., saat memberikan keterangan terkait masuknya Bandara Bali Utara dalam Program Strategis Nasional (PSN), di ruang kerjanya, Senin (30/6/2025). (foto/ndra).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Kabar masuknya Bandara Bali Utara ke dalam Program Strategis Nasional (PSN) disambut antusias oleh Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, A.Md.Kom. Ia menegaskan bahwa Buleleng kini siap mengambil peran sebagai tuan rumah, bukan hanya sekadar penonton dalam peta pembangunan dan pariwisata Bali.

Ngurah Arya mengaku bersyukur atas kepastian dari Presiden terpilih Prabowo Subianto terkait kelanjutan proyek ini. Menurutnya, meskipun jadwal pelaksanaan belum dipastikan, komitmen di tingkat pusat menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan bandara di Bali Utara akan segera diwujudkan.

“Kita bersyukur karena Presiden Prabowo sudah meloloskan proyek ini sebagai program nasional. Walaupun waktu pembangunannya belum pasti, kalau kepala negara sudah bicara, maka kepastiannya lebih dari 90 persen,” ujarnya, Senin (30/6/2025).

Ia juga menyoroti skema pembiayaan proyek yang tidak menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sebagai langkah luar biasa. Hal ini dinilai sebagai model pembangunan yang lebih efisien dan tidak membebani keuangan negara.

“Apalagi tidak pakai APBN, ini luar biasa,” tegasnya.

DPRD bersama Pemkab Buleleng disebut sudah bersiap. Penataan kawasan wisata, pembangunan infrastruktur penyangga seperti hotel dan fasilitas umum lainnya telah mulai dirancang guna mendukung keberadaan bandara nantinya.

Selain infrastruktur, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi prioritas. Ngurah Arya menekankan pentingnya pelibatan sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk mencetak tenaga kerja terampil dan profesional, agar masyarakat lokal dapat mengambil peran dalam industri bandara.

“Kita tidak ingin jadi penonton. SMK-SMK harus disiapkan agar mampu mencetak SDM lokal yang punya keterampilan, bahkan untuk cleaning service dan gardener, harus punya keahlian seni dan standar internasional,” ungkapnya.

Menurutnya, dari sisi operasional, Bandara I Gusti Ngurah Rai memang masih mencukupi. Namun, dari sisi investasi, promosi, dan pemerataan pembangunan Bali, bandara di Buleleng menjadi sangat penting.

“Kalau bicara investasi dan promosi, ya penting. Ini durian runtuh bagi Buleleng. Kita tinggal menyiapkan strategi agar hasilnya benar-benar terasa oleh masyarakat,” ujarnya optimis.

Ia yakin, dampak positif dari proyek ini akan meluas ke kabupaten tetangga seperti Jembrana, Karangasem, dan Bangli. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak di Bali Utara untuk bersinergi menyambut pembangunan bandara ini sebagai peluang emas. Ndra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *