BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
banner

Muscab PKB Buleleng Jadi Ajang Adu Kekuatan, Tiga Nama Muncul ke Permukaan

whatsapp image 2026 04 18 at 15.13.38
Wakil Bupati Gede Supriatna membuka Muscab PKB Buleleng pada Sabtu (18/4/2026). (foto/ndr).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Partai Kebangkitan Bangsa mulai memainkan tempo lebih cepat di Bali. Melalui Musyawarah Cabang (Muscab) di Buleleng, Sabtu (18/4/2026), partai ini tidak sekadar menjalankan agenda rutin, melainkan mengonsolidasikan kekuatan sejak dini untuk menghadapi Pemilu.

Di forum itu, pesan yang dibangun cukup tegas: pertarungan politik tidak dimulai saat tahun pemilu, tetapi jauh sebelumnya—dari penguatan struktur hingga ke level paling bawah.

Pengurus DPP PKB, Rino Lande, menekankan bahwa Muscab adalah bagian dari strategi konkret, bukan seremoni belaka.
“Ini adalah sebuah kesiapan kebijakan dari partai secara pusat sampai ke bawah, yakni penguatan struktur. Kita memahami bahwa pemilu itu bukan nanti (menunggu tahun pemilu), tapi kita mulai dari saat ini melakukan kerja nyata. Bentuknya adalah di Muscab ini, penguatan struktur dan kader-kader partai di bawah,” ujarnya.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Di Bali, PKB masih berada di posisi tertinggal—belum memiliki kursi di DPRD Provinsi. Fakta itu menjadi tekanan sekaligus motivasi untuk menembus kebuntuan dan mulai merebut ruang politik, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

whatsapp image 2026 04 18 at 21.19.00

Menariknya, Rino secara terbuka melempar harapan kepada partai-partai besar agar tidak menutup ruang kompetisi.
“Harapan kami dari ‘saudara lama’ lah, teman-teman dari partai PDI Perjuangan maupun teman-teman dari partai Gerindra, dapat memberikan kami ruang agar bisa mendapatkan target kursi di DPRD Provinsi maupun di DPR RI,” katanya.

Di sisi lain, Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, melihat dinamika tersebut sebagai bagian dari hubungan politik yang tetap terjaga dengan pemerintah daerah. Ia menegaskan komunikasi selama ini berjalan intens dan konstruktif.

“Bahkan terjalin komunikasi yang cukup intens untuk membangun kemajuan daerah,” kata Supriatna.

Ia juga mengakui kontribusi PKB dalam Pilkada 2024 yang ikut mengantarkan kemenangan.
“Atas dukungan tersebut kami sampaikan terima kasih dan sampaikan salam kami kepada Cak Imin,” imbuhnya.

Dari dalam arena Muscab, persaingan mulai terlihat. Tiga nama mencuat sebagai kandidat Ketua DPC PKB Buleleng: H. Samsul Arifin, H. Mulyadi Putra, dan H. Zainudin. Usulan dari PAC itu kini berada di tangan DPP untuk menentukan satu nama sebagai ketua definitif.

Salah satu kandidat, H. Mulyadi Putra, memandang Muscab sebagai momentum krusial untuk merapatkan barisan sekaligus mengoreksi langkah ke depan.
“Tentu juga kedepan PKB menjadi lebih matang dengan kontribusi yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tentu hal ini harus didukung oleh pengurus yang solid,” tandasnya.

Dengan peta kekuatan yang masih terbuka, Muscab ini menjadi titik awal bagi PKB untuk keluar dari posisi pinggiran—dan mulai bertarung lebih serius di panggung politik Bali. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *