BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Undiksha Perkuat Budaya Belajar Kolaboratif Lewat Program Lesson Study

whatsapp image 2026 05 12 at 15.55.19
Suasana pembelajaran kolaboratif berbasis Lesson Study di sekolah Laboratorium Undiksha yang melibatkan dosen dan guru dalam pengembangan metode pembelajaran inovatif untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa di kelas. (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui pengembangan model pembelajaran kolaboratif berbasis Lesson Study atau kaji pembelajaran. Program tersebut menjadi salah satu upaya membangun budaya belajar yang lebih inovatif, reflektif, dan berorientasi pada kebutuhan siswa.

Komitmen itu diwujudkan melalui program “Menggurukan Dosen” yang dilaksanakan di sekolah Laboratorium Undiksha sebagai ruang praktik dan pengembangan pembelajaran. Program yang digagas Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia pada Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Undiksha ini mempertemukan dosen dan guru dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembelajaran secara bersama-sama.

Kegiatan yang berlangsung sejak semester ganjil hingga semester genap tahun 2026 tersebut menyasar seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA. Melalui pola Lesson Study, pembelajaran diarahkan agar siswa lebih aktif, kreatif, dan terlibat langsung dalam proses belajar.

Kepala LPMPP Undiksha, I Made Tegeh, menjelaskan Lesson Study tidak hanya berfokus pada cara guru mengajar, tetapi lebih menitikberatkan pada bagaimana siswa memahami dan mengalami proses belajar secara optimal.

“Lesson study bukan sekadar mengamati guru mengajar. Esensinya adalah kolaborasi dan refleksi berkelanjutan untuk memahami bagaimana siswa belajar dan bagaimana pembelajaran dapat terus diperbaiki. Fokus utamanya adalah peningkatan kualitas proses belajar siswa,” jelasnya, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, pendekatan tersebut membuka ruang kolaborasi antara dosen dan guru untuk saling berbagi pengalaman serta mengembangkan inovasi pembelajaran langsung di ruang kelas. Hal itu sekaligus memperkuat fungsi sekolah Laboratorium Undiksha sebagai pusat pengembangan inovasi pendidikan.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga menghadirkan kegiatan Open Class yang melibatkan orangtua siswa dan pemangku kepentingan pendidikan sebagai observer. Keterlibatan tersebut dinilai penting untuk memberikan masukan terhadap proses pembelajaran sekaligus membangun ekosistem pendidikan yang lebih terbuka dan partisipatif.

Berbagai metode pembelajaran inovatif diterapkan dalam program ini, mulai dari diskusi kolaboratif, pembelajaran berbasis proyek, pemecahan masalah, hingga pemanfaatan media kreatif yang membuat suasana belajar menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.

Melalui pendekatan tersebut, siswa dinilai menjadi lebih aktif, percaya diri, dan lebih terlibat dalam proses pembelajaran di kelas. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *