BADUNG (terasbalinews.com). Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Sekolah Pimpinan Pembaruan (SPP) di Badung, Bali, selama tiga hari mulai 17-19 Juli 2024.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin mengatakan, agenda ini sengaja digelar.
Menurutnya, sekolah pimpinan pembaruan ini bisa membantu mengupgrade kemampuan kader khususnya para anggota DPR terpilih PKB di bidang kepemimpinan.
SPP, lanjut Cak Imin, juga menjadi upaya untuk melahirkan pemimpin, politisi sekaligus negarawan.
“Banyak politisi tapi tidak banyak negarawan yang memiliki visi yang jelas tentang masa depan bangsa,” ungkap Cak Imin, Rabu (17/7/2024).
“Oleh karena itu semua kader-kader terpilih di DPRD Provinsi, kabupaten/kota, RI, semua harus mengikuti sekolah pemimpin perubahan ini agar mereka berperan di legislatif dengan maksimal, memiliki modal untuk berkiprah dengan produktif melahirkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi rakyat.”
Sementara, Wakil Ketua Umum Ideologi dan Kaderisasi PKB, M. Hanif Dhakiri, menyebutkan, SPP kali ini diikuti sekitar 200-an anggota legislatif terpilih dari wilayah III yang meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Maluku Utara.
Ada tiga isu yang dibahas dalam SPP kali ini. Pertama terkait ideologi, dalam arti memastikan kader-kader PKB memahami betul apa visi misi perjuangan PKB untuk rakyat Indonesia.
Kedua, Hanif melanjutkan, SPP juga membahas skil atau kompetensi anggota legislatif yang terpilih pada Pemilu 2024.
“Yang ketiga tentu saja adalah hal ihwal yang terkait dengan masalah moral dan etika politik,” jelas Hanif. (nan)















