BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.

PKB 2024 Digelar Besok, Jokowi Belum Pasti Hadir, Pj Mahendra Pakai Mobil Hias

Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Bali Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha (tengah). (Foto/nan)
Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Bali Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha (tengah). (Foto/nan)
banner 120x600

DENPASAR (terasbalinews.com). Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Bali Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha mengklaim persiapan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-46 tahun 2024 sudah mencapai tahap akhir. Pembukaan sendiri akan digelar besok, Sabtu (15/6/2024).

Sugiartha mengatakan, gladi resik telah selesai dilakukan dengan persiapan maksimal, siap menghadapi kemungkinan kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) maupun tamu VVIP lainnya.

“Kami sudah siap, gladi resik sudah selesai. Kami melakukan persiapan dengan format kedatangan presiden, jadi kalau besok mendadak presiden datang, kita sudah siap,” ujar Sugiartha, Jumat (14/6/2024).

“Kalau pun diwakili atau tidak ada menteri yang datang, Pak Gubernur tetap akan memakai mobil hias.”

Sugiartha menjelaskan, rangkaian pawai PKB tahun ini akan menampilkan mobil hias yang digunakan untuk mengantar tamu VVIP dari tempat transit ke lokasi acara.

“Begitu undangan lain sudah duduk, nanti yang akan membuka, baik Presiden atau siapa pun yang mewakili bersama Gubernur, akan menaiki mobil hias menuju tempat acara,” jelas mantan rektor ISI Denpasar tersebut.

Sugiartha menambahkan, tidak ada pembatasan untuk penonton. Artinya, masyarakat diizinkan mencari tempat di sela-sela bawah pohon seperti biasa.

“Masyarakat seperti biasa mencar mencari tempat di sela-sela bawah pohon, tidak ada pembatasan, cuma barikade agar rapi,” tambah Sugiartha.

PKB ke-46 tahun 2024 nantinya akan diisi pawai yang menampilkan berbagai tema yang mengangkat tokoh-tokoh dari masing-masing kabupaten.

“Kalau isian pawai dari ISI menampilkan Siwa Nataraja, kalau kabupaten tematik tentang tokoh-tokoh yang ada di kabupaten itu.

“Seperti Badung menampilkan Ngurah Rai, Buleleng dengan tematiknya. Properti dan pakaian juga akan meramaikan pawai,” bebernya.

Gamelan baru “Dang Mredangga” akan mengiringi tari Siwa Nataraja dalam pawai ini.

“Ada jimbe kendang Sasak, jimbe Afrika, cengceng, dan perpaduan ini akan menghasilkan kolaborasi yang menarik,” ungkapnya. (nan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *