BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
banner

Ditinggal Sholat Jumat, Kapal Bermuatan Pindang Tenggelam di Pelabuhan Sangsit

whatsapp image 2026 01 30 at 18.40.59
Kapal Motor (KM) Jawa Indah tampak dalam kondisi sebagian tenggelam saat sandar di Pelabuhan Sangsit, Kecamatan Sawan, Buleleng, Jumat (30/1/2026). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) — Sebuah kapal pengangkut ikan pindang, KM Jawa Indah, dilaporkan tenggelam saat tengah sandar di Pelabuhan Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (30/1/2026) siang. Insiden tersebut diduga dipicu oleh kombinasi ombak laut yang tinggi serta kelalaian dalam proses bongkar muat.

Kapolres Buleleng, KBO Pol Air Polres Buleleng Iptu Putu Bagiasa menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat kapal asal Pulau Sapeken, Madura, Jawa Timur tersebut sedang melakukan pembongkaran muatan ikan pindang.

“Ketika sedang bongkaran di Pelabuhan Sangsit, kapal pengangkut ikan pindang dari Pulau Sapeken, Madura-Jatim itu, ditinggal oleh belasan buruh karena mereka hendak menunaikan sholat Jumat’an,” ungkap Iptu Bagiasa.

whatsapp image 2026 01 30 at 18.57.40

Ia menerangkan, ditinggalkannya kapal dalam kondisi muatan yang belum seimbang menyebabkan beban antara bagian depan dan belakang kapal tidak merata. Akibatnya, kapal perlahan miring saat diterjang ombak, hingga akhirnya tenggelam.

Berdasarkan kronologi, KM Jawa Indah yang dinakhodai Abdul Fattah (47), warga Sumenep, Jawa Timur, tiba dan sandar di Pelabuhan Sangsit sekitar pukul 10.30 WITA bersama empat orang Anak Buah Kapal (ABK). Kegiatan bongkar muat dilakukan dengan menurunkan muatan di sisi kiri bagian depan kapal, sementara bagian belakang masih penuh.

Sekitar pukul 12.00 WITA, aktivitas bongkar muat terhenti lantaran belasan buruh meninggalkan lokasi untuk melaksanakan salat Jumat. Saat itu, nahkoda dan para ABK masih berada di sekitar pelabuhan.

“Sekitar pukul 12.30 siang, nahkoda sempat memerintahkan ABK untuk menaikkan box (tripung) kosong ke bagian belakang kapal. Hal ini justru menambah beban di belakang,” jelasnya.

Kondisi tersebut diduga membuat kapal semakin tidak seimbang. Ombak besar kemudian masuk ke badan kapal yang sudah miring, hingga akhirnya KM Jawa Indah tenggelam.

Dalam insiden ini, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka. “Kami pastikan tidak ada korban, hanya kerugian materi,” tegas Iptu Bagiasa.

Dari hasil koordinasi Satuan Pol Air Polres Buleleng dengan pihak KSOP, diketahui muatan kapal terdiri dari 50 galon air, ikan kering seberat 300 kilogram, ikan segar sekitar 10 ton, kepiting 50 kilogram, pappas tujuh karung, ikan pindang sebanyak 2.000 blak, serta ronggeng 50 kilogram.

“Barang yang tidak sempat diselamatkan yakni ikan pindang sebanyak 700 blak,” imbuhnya.

Saat ini, pihak kepolisian bersama stakeholder terkait masih melakukan evaluasi terhadap kondisi badan kapal di Pelabuhan Sangsit. Untuk mempermudah proses evakuasi, badan kapal direncanakan akan diangkat menggunakan pelampung berupa drum agar dapat kembali mengapung di permukaan laut. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *