BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

900 KK di Sinabun Terdampak Kekeringan, BPBD Buleleng Distribusikan 10 Ribu Liter Air

BPBD Buleleng menyalurkan 10 ribu liter air bersih kepada warga Banjar Dinas Menasa, Desa Sinabun, Kecamatan Sawan, Senin (31/8/2026). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Musim kemarau yang berlangsung cukup panjang mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Buleleng. Salah satu daerah yang mengalami keterbatasan pasokan air berada di Banjar Dinas Menasa, Desa Sinabun, Kecamatan Sawan.

Kondisi tersebut sejalan dengan laporan Stasiun Klimatologi Bali per 31 Agustus 2026 yang mencatat adanya sejumlah wilayah di Bali mengalami hari tanpa hujan, bahkan telah masuk kategori kekeringan ekstrem.

Merespons kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak. Distribusi dilakukan pada Senin (31/8/2026) dengan jumlah mencapai 10 ribu liter.

Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, mengatakan pendistribusian air bersih dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang mengalami keterbatasan pasokan air.

“Kami telah melaksanakan pendistribusian air bersih sebanyak 10.000 liter di Banjar Dinas Menasa, Desa Sinabun,” kata Suyasa.

Menurutnya, bantuan tersebut diberikan menyusul kondisi kekeringan yang menyebabkan masyarakat mulai kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

“Sedikitnya 900 kepala keluarga (KK) terdampak kondisi tersebut,” imbuhnya.

BPBD Buleleng, kata Suyasa, juga terus memantau perkembangan kondisi di wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan. Pemantauan dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat dapat segera ditangani apabila kondisi semakin memburuk.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama periode kemarau dan segera melaporkan apabila mengalami kesulitan mendapatkan air bersih,” tandas Suyasa.

Pemerintah daerah melalui BPBD Buleleng juga terus menyiapkan langkah lanjutan, termasuk distribusi air bersih apabila kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak mengalami peningkatan. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *