BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Kesbangpol Buleleng Bekali Mahasiswa Wawasan Kebangsaan, Didorong Jadi Agen Perubahan

Mahasiswa Kampus H.I Singaraja mengikuti Sosialisasi Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) yang digelar Kesbangpol Buleleng untuk memperkuat nilai persatuan dan nasionalisme, Kamis (27/8/2026). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buleleng terus mendorong generasi muda, khususnya mahasiswa, mengambil peran sebagai agen perubahan sekaligus ikut menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Upaya tersebut dilakukan melalui Sosialisasi Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Kabupaten Buleleng bertema “Penguatan Wawasan Kebangsaan untuk Indonesia Maju” yang digelar di Kampus H.I Singaraja, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut dibuka Kepala Badan Kesbangpol Buleleng yang pada kesempatan itu diwakili Kepala Bidang Pengembangan Budaya Politik, Ketut Simbayasa. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa wawasan kebangsaan memiliki peran penting sebagai pedoman generasi muda dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Menurutnya, berbagai tantangan yang berpotensi mengganggu persatuan maupun kedaulatan bangsa perlu dihadapi dengan pemahaman kebangsaan yang kuat. Mahasiswa sebagai bagian dari generasi penerus dinilai memiliki posisi strategis untuk ikut menjaga nilai-nilai persatuan.

“Wawasan kebangsaan membantu generasi muda memahami sejarah dan budaya bangsa, menghargai perbedaan, serta menumbuhkan sikap nasionalisme. Ini menjadi modal utama dalam menjaga keutuhan NKRI,” ujar Simba.

Ia menjelaskan, wawasan kebangsaan berlandaskan pada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Keempat landasan tersebut dinilai penting dalam membentuk karakter generasi muda yang memiliki semangat nasionalisme, patriotisme, sekaligus tanggung jawab terhadap masa depan bangsa.

Melalui sosialisasi tersebut, mahasiswa tidak hanya diharapkan memahami wawasan kebangsaan secara konseptual, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai kebangsaan diharapkan tercermin melalui sikap menghargai perbedaan, menjaga persatuan, serta bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.

Sekda Buleleng Suyasa juga menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa sebagai generasi penerus yang memiliki integritas. Mahasiswa diharapkan tetap menjadikan Pancasila dan UUD 1945 sebagai pijakan, menghormati keberagaman dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika, serta berani mengambil peran sebagai agen perubahan untuk menjaga keutuhan NKRI.

Penguatan wawasan kebangsaan tersebut menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam membangun generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap tanah air dan kesadaran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang maju tanpa kehilangan semangat persatuan di tengah keberagaman.

Sosialisasi PPWK ini juga menghadirkan empat narasumber yang membawakan materi sesuai empat landasan utama wawasan kebangsaan. I Made Riyan Cahyadi menyampaikan materi Pancasila, Ni Putu Rahayu membahas Undang-Undang Dasar 1945, I Putu Ari Sudiada memaparkan Bhinneka Tunggal Ika, sedangkan I Wayan Ngara menyampaikan materi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *