BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.

Kesbangpol Bali Tanggapi Aksi Ormas Bubarkan Forum Diskusi

Momen ormas PGN meminta agar Forum Air untuk Rakyat di Bali agar dibubarkan. (Foto/nan)
Momen ormas PGN meminta agar Forum Air untuk Rakyat di Bali agar dibubarkan. (Foto/nan)
banner 120x600

DENPASAR (terasbalinews.com). Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali menanggapi aksi ormas yang mengintimidasi dan membubarkan acara forum diskusi air untuk rakyat, Senin (20/5/2024).

Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Provinsi Bali I Gusti Ngurah Wiryanata mengungkapkan, kasus ini bukan ranahnya.

“Kita sedang dalami artinya kita kan dalam hal ini sudah ranahnya aparat penegak hukum. Kalau kita paling hanya bisa dari sisi organisasi,” ungkap Wiryanata di Kantor DPRD Provinsi Bali, Rabu (22/5/2024).

“Nanti kan kita pelajari prosesnya seperti apa, kita sesuaikan lah dengan Undang-Undang Keormasan.”

Wiryanata mengatakan, ormas sejatinya tidak berhak membubarkan sebuah diskusi atau pertemuan.

“Ngga lah (membubarkan). Secara prinsip yang boleh pasti aparat keamanan. Cuma kan kita tahu sendiri dari sekian ormas (keras) karena merasa paling,” tambah dia.

Lebih jauh, Wiryanata menyebut Kesbangpol tidak berhak membubarkan ormas yang dianggap membuat gaduh di masyarakat.

“Kalau di kita membubarkan tidak mungkin karena itu kewenangannya di Kemenkumham. Karena yang mengeluarkan AHU istilahnya Adminstrasi Hukumnya Kemenkumham,” pungkasnya.

Sebelumnya, puluhan anggota ormas PGN menggeruduk hotel tempat diskusi Forum Air untuk Rakyat, Senin (20/5/2024).

Mereka sempat menerobos masuk ke lokasi diskusi, mencopot paksa atribut diskusi, dan melakukan intimidasi verbal dan fisik terhadap para peserta diskusi.

“Massa PGN beberapa kali mendatangi tempat kegiatan dan meminta pelaksanaan PWF 2024 untuk dihentikan,” ungkap Sekjen Forum Pro-Demokrasi (Prodem) 98 Bali, Roberto Hutabarat.

“Padahal acara ini adalah sebuah forum masyarakat sipil yang ditujukan sebagai ruang untuk mengkritisi privatisasi air, dan mendorong pengelolaan air untuk kesejahteraan rakyat.” (nan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *