BULELENG (terasbalinews.com) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng menegaskan penolakan terhadap isu penggabungan atau fusi partai yang belakangan beredar. Ketua DPD NasDem Buleleng, Made Jayadi Asmara, memastikan partainya tetap solid di bawah kepemimpinan Ketua Umum Surya Paloh.
Ia menilai pemberitaan terkait dugaan merger Partai NasDem dengan partai lain tidak sesuai fakta dan berpotensi merugikan citra partai. Menurutnya, klarifikasi juga telah disampaikan oleh pengurus DPP NasDem di tingkat pusat.
“Kami di daerah tidak tinggal diam. Sebagai kader, kami merasa pemberitaan tersebut tidak sesuai fakta dan melukai perasaan kader,” tegas Jayadi Asmara, Rabu (15/4/2026).
Jayadi menegaskan, dalam sistem demokrasi, media massa memiliki peran strategis sebagai pilar keempat yang harus menyajikan informasi secara akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.
Ia juga menilai wacana fusi partai bukan hal yang sederhana, mengingat setiap partai memiliki ideologi, visi, dan platform yang berbeda.
“Fusi atau penggabungan partai itu bukan perkara mudah. Harus ada kesamaan ideologi dan platform. Secara prinsip, itu sangat sulit dilakukan,” ujarnya.
Menurutnya, fusi partai politik di Indonesia pernah terjadi pada 1973 di era Presiden Soeharto sebagai kebijakan penyederhanaan sistem kepartaian. Namun, kondisi tersebut dinilai tidak relevan dengan dinamika politik saat ini.
Jayadi menambahkan, meningkatnya elektabilitas NasDem justru membuat partai tersebut kerap menjadi sorotan dan memunculkan berbagai isu yang tidak berdasar.
“Ini lebih pada isu tingkat elite. Masyarakat sebenarnya lebih membutuhkan kerja nyata partai di daerah,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa fokus utama partai saat ini adalah memberikan solusi konkret bagi masyarakat, terutama terkait persoalan kesejahteraan, pengangguran, dan kemiskinan.
“Yang diinginkan masyarakat adalah kerja nyata. Partai harus hadir memberikan solusi atas persoalan rakyat,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Jayadi mengajak seluruh pihak untuk menjaga iklim demokrasi yang sehat dan kondusif. Saat ini, Partai NasDem Buleleng memiliki enam kursi di DPRD Kabupaten Buleleng yang diharapkan mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat secara optimal. *ndr















