BULELENG (terasbalinews.com) – Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Seririt mendadak menjadi saksi momen hangat yang jauh dari nuansa penegakan hukum. Sepasang suami istri, Putu Gede Budiasa bersama istrinya yang tengah hamil anak pertama, datang dengan permintaan sederhana namun tak biasa: sang istri ingin merasakan sensasi menaiki mobil patroli polisi.
Ibu hamil tersebut diketahui tengah mengandung anak ke – 3 dengan usia kehamilan sekitar dua setengah bulan dan sedang mengalami fase mengidam. Keinginannya bukan soal makanan, melainkan pengalaman unik berkeliling menggunakan mobil dinas kepolisian.

Permintaan itu disambut ramah oleh personel Polsek Seririt. Tanpa prosedur rumit, petugas langsung mengizinkan pasangan tersebut naik ke mobil patroli sedan bertuliskan “Quick Response”.
“Sudah berapa bulan (kandungannya)?” tanya petugas kepada pasangan itu dengan nada bersahabat.
“Dua bulan, jalan dua setengah,” jawab Putu Gede sambil tersenyum, mendampingi istrinya yang duduk di kursi belakang.
Putu Gede Budiasa, menyampaikan saat ini sang istri Ketut Sri Lesmawati tengah mengandung anak ketiga dengan usia kehamilan jalan 2,5 bulan. Rupanya istri Budiasa sedang mengalami fase mengidam dan memiliki keinginan cukup unik, ia sangat ingin merasakan naik dan berkeliling menggunakan mobil dinas kepolisian.
Melalui perwakilan personelnya, Kapolsek Seririt menyampaikan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Polisi tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan kemanusiaan.
“Polri hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga berbagi kebahagiaan. Kami ingin mewujudkan pelayanan yang humanis,” ujar salah satu personel Polsek Seririt.
Aksi sederhana ini menjadi gambaran bahwa kantor polisi bukan semata-mata tempat urusan hukum, melainkan ruang yang terbuka untuk melayani dan memberi rasa aman serta kebahagiaan bagi masyarakat, bahkan untuk memenuhi keinginan kecil seorang ibu hamil. *ndr















