BULELENG (terasbalinews.com) – Pemerintah Kabupaten Buleleng menegaskan komitmennya menjaga stabilitas politik dan keamanan daerah melalui Rapat Koordinasi Tim Pemantauan Perkembangan Politik Kabupaten Buleleng bertema “Sinergitas FKDM dengan Tim Pemantauan Perkembangan Politik Wujudkan Kondusifitas Buleleng”, Kamis (23/10).
Kegiatan ini memperkuat kerja sama antara Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Tim Pemantauan Perkembangan Politik di bawah koordinasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Buleleng.
Kepala Bidang Pengembangan Budaya Politik Kesbangpol Buleleng, Ketut Simbayasa, S.Sos., M.AP, menyampaikan bahwa sinergi kedua unsur tersebut menjadi langkah nyata menjaga iklim politik tetap sehat.
“Melalui koordinasi yang solid antara FKDM dan Tim Pemantauan, kita memastikan dinamika politik di Buleleng dapat dikelola secara cerdas, transparan, dan antisipatif,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi melalui aplikasi Simpel Gaspol (Sistem Informasi Pemantauan Perkembangan Politik Buleleng) untuk mempercepat dan mempermudah pelaporan dari seluruh kecamatan.
Sementara itu, Ketua FKDM Kabupaten Buleleng, Dr. I Nyoman Gede Remaja, M.H., menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah.
“Kewaspadaan dini bukan berarti mencurigai, tetapi membaca tanda-tanda sosial dengan bijak. FKDM hadir sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah,” katanya.
Rakor ini menegaskan bahwa kondusifitas politik di Buleleng merupakan hasil sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. Dengan semangat gotong royong, Buleleng berkomitmen membangun ruang demokrasi yang aman dan inklusif bagi semua. *ndr














