BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.

Viral Warga Denpasar Takut Keluar Malam Gegara ‘Kelompok Gaza’, Ini Jawaban Polisi

img 20240529 090435
Kelompok pemuda yang mengastasnamakan Gaza membuat geger warga Denpasar. Kepolisian turun tangan. (Foto/ist)
banner 120x600
img 20240529 090435
Kelompok pemuda yang mengastasnamakan Gaza membuat geger warga Denpasar. Kepolisian turun tangan. (Foto/ist)

DENPASAR (terasbalinews.com). Kelompok anak-anak remaja bernama Gaza menjadi perhatian publik Denpasar karena aksi kekerasan yang dilakukan pada malam hari. Hal ini membuat warga takut keluar rumah.

Bahkan sebuah postingan dari seorang warga “Kodya” yang mengaku ketakutan keluar rumah viral di media sosial.

Menyikapi hal ini, Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Avitus Panjaitan meminta masyarakat untuk tenang dan tidak terpengaruh isu tersebut.

“Memang benar ada kelompok anak-anak remaja yang berstatus masih pelajar, namun kelompok Gaza tersebut sudah diamankan Polresta Denpasar pada Jumat 24 Mei sekitar pukul 00.30 Wita di Lapangan Lumintang, saat sedang membuat janji tawuran melalui media sosial dengan kelompok tertentu,” ungkap Jansen dalam siaran pers, Selasa (28/5/2024).

Polisi, kata Jansen, kemudian menginterograsi kelompok Gaza. Dari pengakuan, kelompok tersebut memiliki anggota sekitar 80 orang dari beberapa sekolah SMP di Denpasar dan sering nongkrong di beberapa tempat.

“Setelah mengamankan anak-anak anggota Gaza, selanjutnya Polresta Denpasar memanggil para orang tua, kepala sekolah dan perwakilan Disdikpora Kota Denpasar, untuk selanjutnya mencari solusi mengenai kelompok Gaza tersebut,” tutur Jansen lagi.

Sebagai bentuk konsekuensi, hasil kesepakatan antara anak-anak pelajar anggota Gaza, para orang tua, kepala sekolah dan Disdikpora menyatakan dengan pernyataan tertulis dan testimoni vidio.

Adapun isinya adalah:

1. Anak-anak tersebut membubarkan kelompok Gaza dan tidak akan mengulangi perbuatan yang melanggar hukum.

2. Pihak orang tua dan kepala sekolah menyatakan akan mengawasi, membimbing dan mendidik lebih ketat lagi anak-anak tersebut agar tidak mengulangi kejadian yang sama dan tidak melakukan perbuatan melanggar hukum.

3. Selanjutnya Pihak Disdikpora menyatakan akan mengumpulkan para kepala sekolah se-Kota Denpasar, untuk memberikan arahan agar mendidik dan memberi pengawasan lebih kepada para pelajar agar jangan sampai berbuat negatif dan melanggar hukum. (nan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *