BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
banner

109 CJH Buleleng Jalani Vaksinasi Wajib, 24 Jemaah Tambahan Disuntik Vaksin Covid

whatsapp image 2026 04 14 at 15.40.39
Sebayak 109 CJH Kabupaten Buleleng melakukan vaksin miningitis sebelum berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. (foto/ndr).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, sebanyak 109 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Buleleng menjalani tahapan akhir persiapan berupa vaksinasi meningitis dan polio, Selasa (14/4/2026). Selain itu, 24 jemaah lainnya juga mendapatkan vaksin Covid sebagai syarat tambahan untuk masuk ke Arab Saudi.

Kegiatan ini difasilitasi oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Celukan Bawang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng.

Kepala KKP Celukan Bawang, Ketut Sudiadnyana, menyampaikan bahwa vaksinasi tersebut merupakan bagian dari persyaratan wajib bagi seluruh jemaah haji.

“Vaksin meningitis merupakan salah satu persyaratan, karena itu hari ini kami memberikan vaksin termasuk juga vaksin polio,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Buleleng, Agus Annurachman, menegaskan bahwa vaksinasi ini menjadi tahap akhir dari seluruh rangkaian persiapan keberangkatan jemaah.

“Alhamdulillah, ini merupakan tahapan terakhir untuk jemaah Buleleng. Proses persiapan sudah mencapai 95 persen. Hari ini vaksinasi yang sifatnya wajib diikuti oleh 109 jemaah. Vaksin ini gratis karena sudah termasuk dalam pembiayaan jemaah,” ujarnya.

Agus menjelaskan bahwa sertifikat vaksin menjadi syarat mutlak yang ditetapkan otoritas Arab Saudi dan telah terintegrasi dalam Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Bidang Kesehatan (Siskohatkes). Vaksin meningitis merupakan kewajiban tahunan, sementara vaksin polio mulai diberlakukan sejak tahun lalu bagi jemaah haji maupun umrah.

Terkait keberangkatan, ia menyebutkan bahwa seluruh jemaah tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 71 Embarkasi Surabaya. Rombongan dijadwalkan berkumpul pada 8 Mei di Masjid Agung Jami’ Singaraja untuk selanjutnya diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, sebelum terbang ke Tanah Suci pada 10 Mei 2026.

Lebih lanjut, Agus memaparkan bahwa seluruh tahapan persiapan telah dilalui jemaah sejak akhir tahun lalu, mulai dari pengurusan paspor, pemeriksaan kesehatan berjenjang, hingga pelaksanaan bimbingan manasik haji.

Dari total 109 jemaah, sebanyak 24 orang merupakan lanjut usia di atas 65 tahun, dengan jemaah tertua berusia 86 tahun yang berasal dari Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada.

Dengan hampir rampungnya seluruh persiapan, diharapkan para calon jemaah haji dapat menjalankan ibadah dengan lancar, aman, dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *