BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
banner

Upaya Cegah Barang Terlarang Masuk Lapas Kerobokan

Kemenkumham Bali perketat penggeledahan dan pengawasan untuk mencegah barang terlarang masuk Lapas Kerobokan. (Foto/ist)
Kemenkumham Bali perketat penggeledahan dan pengawasan untuk mencegah barang terlarang masuk Lapas Kerobokan. (Foto/ist)
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BADUNG (terasbalinews.com). Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Bali menyiapkan langkah strategis Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan.

Kepala Kanwil Kemenkumham Bali Pramella Yunidar Pasaribu mengatakan, pihaknya akan memperketat pemeriksaan dan penggeledahan di pintu pengaman utama.

Pramella menegaskan pentingnya langkah ini demi menjaga keamanan di seluruh satuan kerja.

“Tak hanya di Lapas Kerobokan, kami menginstruksikan hal ini ke seluruh satuan kerja di lingkungan Kanwil Kemenkumham Bali untuk selalu waspada dan meningkatkan pengawasan,” tegas Pramella, Kamis (25/7/2024).

Ia juga menekankan, kewaspadaan adalah kunci utama dalam mencegah masuknya barang-barang terlarang yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban.

Di sisi lain, Pramella mengapresiasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali yang membuktikan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba.

Hal itu ditunjukkan dengan sukses menggagalkan penyelundupan narkoba yang akan dikirim ke dalam Lapas Kerobokan minggu lalu.

“Pengungkapan kasus ini merupakan bentuk sinergi dan koordinasi yang kuat antara Kalapas Kerobokan dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali,” lanjut Pramella.

Sementara, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) RM. Kristyo Nugroho menyatakan bahwa peran petugas pengamanan sangat vital.

“Kami akan terus melakukan pembenahan dari segala bentuk penyimpangan serta meningkatkan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap siapapun yang akan memasuki Lapas. Hal ini dilakukan guna mencegah masuknya barang-barang terlarang,” jelas Kristyo. (nan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *