BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Gudang Bulog Tangguwisia Simpan 900 Ton Beras, Stok Aman hingga Desember

whatsapp image 2025 09 02 at 16.11.42
Gudang Bulog Tangguwisia masih memiliki stok cadangan beras hingga 3 bulan kedepan sebanyak 900 ton, Selasa (2/9). (foto/ndra).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Gudang Bulog Tangguwisia, Kecamatan Seririt, memastikan ketersediaan beras di Buleleng masih dalam kondisi aman. Hingga awal September 2025, stok beras yang tersimpan mencapai 900 ton, jumlah yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama tiga bulan ke depan.

Kepala Gudang Bulog Tangguwisia, Made Supancana, menyampaikan bahwa cadangan beras di gudang tersebut awalnya berjumlah 1.250 ton. Namun setelah disalurkan untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), kini tersisa 900 ton.
“Hari ini sudah tersalur sebanyak 250 ton menjadi beras SPHP dari sebelumnya tersedia 1.250 ton,” jelas Supancana, Selasa (2/9/2025).

Ia menambahkan, sejak Januari hingga Juli 2025, distribusi beras SPHP melalui bantuan pangan murah telah mencapai 405.230 ton dengan menggandeng TNI dan Polri. Selain itu, Bulog juga mendapat penugasan untuk mengamankan pasokan beras bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Stok kita tidak boleh sampai kosong, harus selalu tersedia. Gudang Tangguwisia mampu menyimpan hingga 2.000 ton, dan saat ini masih ada 900 ton beras,” ujarnya.

Untuk menjaga stabilitas pasokan, Bulog mendatangkan beras dari Banyuwangi (Jawa Timur) dan Sumbawa (NTB). Meski begitu, upaya menyerap hasil panen petani lokal masih terbatas. Dari total panen, hanya sekitar 40 ton gabah yang berhasil dibeli Bulog.
“Kita pernah mendapat penugasan dari pemerintah untuk menyerap gabah petani dengan harga Rp 6.500. Namun petani lebih memilih menjual ke pihak lain karena kemungkinan bisa lebih mahal,” ungkap Supancana.

Sementara itu, Perumda Swatantra Buleleng menyatakan stok beras di gudang mereka juga masih mencukupi. Ketersediaan tercatat 306 ton, lebih tinggi dari kebutuhan harian 244 ton.
Direktur Perumda Swatantra, I Gede Boby Suryanto, menegaskan bahwa harga beras di pasaran tetap stabil.
“Harga beras premium masih Rp 16 ribu per kilogram, sedangkan beras medium Rp 15 ribu per kilogram. Tidak ada kenaikan harga, dan stok kami sekitar 25 ton masih cukup untuk tiga hari ke depan,” tandasnya.

Dengan cadangan yang tersedia di Bulog maupun Perumda, masyarakat Buleleng dipastikan masih aman dari potensi lonjakan harga beras dalam waktu dekat. (ndr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *