Walikota Jaya Negara Apresiasi Kagiatan Donor Darah Garapan Pasemetonan Lanang Cepaka Pemecutan

donor darah, walikota denpasar, jaya negara
DONOR DARAH-Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri aksi sosial Donor Darah yang digelar Pasemetonan Warga Ageng Lanang Cepaka Pemecutan di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Lumintang, Denpasar.Foto/Hms
DENPASAR-Terasbalinews.com|Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memberikan apresiasi sekaligus ungkapan rasa terimakasih atas terselenggaranya ‘Karma Yadnya” Donor Darah yang digelar Pasemetonan Warga Ageng Lanang Cepaka Pemecutan di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Lumintang, Denpasar, Minggu (10/7/20220.
Kegiatan kemanusiaan ini, merupakan agenda rutin setiap tiga bulan sekali yang diadakan pasemetonan ini untuk membantu sesama yang membutuhkan darah. Walikota Jaya Negara pun turut langsung mendonorkan darahnya pada aksi sosial tersebut. Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Pembina ‘Karma Yadnya’ Donor Darah, IB Rai Dharmawijaya Mantra yang juga Walikota Denpasar periode 2008-2021.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Denpasar saya menyampaikan apresiasi sekaligus rasa terimakasih atas kontribusi nyata Pasemetonan Warga Ageng Lanang Cepaka Pemecutan dalam aksi sosial Donor Darah, tentu ini merupakan sebuah upaya nyata dalam mendukung ketersediaan darah di Kota Denpasar,” ujarnya. Moncol Lanang Cepaka Pemecutan, AA Ngurah Alit Wirakesuma SH., mengatakan awal mula tercetus untuk mengadakan donor darah dari adanya bencana tsunami Aceh dan gempa bumi di Yogyakarta.
Sementara Ketua Lanang Karang Cepaka Pemecutan, AA Ketut Gede Widhiarta menyatakan kegiatan yang bergerak di bidang kemanusiaan ini sudah menjadi agenda rutin tiga bulan sekali yang didukung penuh Palang Merah Indonesia (PMI) Bali. Kegiatan Donor Darah  kali ini diikuti 112 orang, namun yang memenuhi syarat 89 orang. Sedangkan untuk bantuan sosial yang dihimpun dalam donor darah, lanjut Widiartha, diisi dengan memberikan sembako kepada kusir dokar, tukang suwun dan petugas kebersihan yang lama mengabdi.
“Berawal dari tsunami Aceh dan gempa di Yogyakarta itu, membuat kami terenyuh mengadakan kegiatan kemanusiaan. Satu-satunya yang bisa kami ambil, yaitu progran donor darah. Karena pada saat itu, pemerintah pusat sangat membutuhkan darah,” ucapnya.”Kegiatan donor darah ini tetap rutin dilakukan setiap tiga bulan sekali. Untuk pusatnya jika dilakukan donor darah di Jro Kaliasem,” imbuhnya.*/Hms
Baca Juga:  Hakim Vonis Terdakwa Begal Payudara 2 Tahun Penjara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.