BULELENG (terasbalinews.com) – Akibat angin yang berhembus cukup kencang membuat sebuah pohon tumbang dan melintang di jalan raya Desa Musi, Kecematan Gerokgak, Jumat (12/12/2025). Pohon tersebut tumbang sekitar pukul 13.45 wita dan melintang menghalangi jalan jalur Gilimanuk – Seririt menyebabkan kemacetan arus lalu lintas diruas jalan tersebut. Sejumlah pengguna jalan terpaksa berhenti sembari menunggu tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng datang melakukan evakuasi.
Camat Gerokgak I Gede Arya Rimbawa Giri membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut peristiwa pohon tumbang terjadi akibat hembusan angin.
“Tumbang begitu saja akibat hembusan angin yang tidak terlalu kencang, karena sudah rapuh, Lokasinya disebelah timur lapangan Desa Musi,” ujar Camat Arya Giri.
Camat Arya Giri mengatakan, tumbangnya pohon soar itu menimpa kabel PLN serta kabel jaringan kabel provider dan menyebabkan aliran dibeberapa lokasi padam. Saat ini tegah dilakukan koordinasi untuk memulihkan kondisi.
“Tim Reaksi Cepat BPBD Buleleng telah menuju lokasi dan saya juga sudah melakukan kordinasi dengan pihak PLN,” imbuhnya.
Pohon Keritis
Sementara itu, memasuki musim penghujan ini terutama untuk antisipasi keselamatan, jajaran Polsek Seririt melakukan monitoring terhadap sejumlah pohon perindang pinggir jalan jalur Seririt- Gilimanuk di wilayah hukum Polsek Seririt. Dipimpian Kapolsek Seririt AKP I Ketut Supartha dilakukan penyisiran sekaligus melakukan identifikasi pohon-pohon kritis yang berpotensi tumbang.

Hasilnya, 5 pohon rawan tumbang berhasil diidentifikasi yang berlokasi di Banjar Dinas Tegallenga Desa Kalisada, Kecamatan Seririt, Buleleng. Sejumlah pohon itu telah mengalami pelapukan serius di pangkal batang. Hal itu, menurut AKP Supartha akan meningkatkan resiko bahaya saat cuaca ekstrem.
“Ada sebanyak 5 titik pohon yang kami identifikasi rawan tumbang di jalur Seririt-Gilimanuk. Telah mengalami proses pelapukan serius pada pangkal batang sehingga berpotensi tumbang dan membahyakan. Semua pohon itu berlokasi di Desa Kalisada,” ungkapnya.
Sebagai langkah antisipasi, Supartha mengatakan telah elakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk segera dilakukan pencegahan dengan cara memangkas atau memotong pohon tersebut.
“Kami telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk segera melakukan pemangkasan dan pemotongan pohon yang berbahaya tersebut. Kami imbau masyarakat tetap wapada terutama saat melintasi jalur tersebut. Prioritaskan keselamatan!” tandasnya. *ndr















