BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
banner

Pemkab Buleleng Perkuat Sinergi Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, Tekankan Pentingnya Kesadaran Lingkungan

whatsapp image 2025 10 17 at 17.25.00
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi Pribadi. (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang kian meningkat di tengah perubahan iklim ekstrem. Langkah strategis ini diwujudkan lewat rapat koordinasi terpadu bersama berbagai instansi vertikal, kementerian, hingga pemerintah desa dan kelurahan yang digelar secara virtual pada Jumat (17/10).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, menjelaskan bahwa kondisi topografi Buleleng yang “nyegara gunung” menyebabkan wilayah ini memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi. Berdasarkan data dari BMKG Stasiun Klimatologi Bali, awal musim hujan diperkirakan terjadi pada minggu kedua Oktober 2025 di beberapa wilayah Buleleng.

whatsapp image 2025 10 17 at 17.25.18

“Potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, cuaca ekstrem, gelombang tinggi, abrasi, kekeringan, kebakaran hutan dan tanah longsor harus kita antisipasi secara terpadu dan terukur. Tujuannya adalah memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat dari ancaman bencana,” ungkap Ariadi.

whatsapp image 2025 10 17 at 17.25.17

Ia menekankan bahwa penyebab bencana tidak hanya berasal dari faktor alam, tetapi juga perilaku manusia terhadap lingkungan. Oleh karena itu, kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan sangat penting. “Jangan buang sampah sembarangan. Jaga drainase, sungai, dan pantai tetap bersih. Kegiatan Jumat Bersih yang telah dilakukan adalah langkah nyata untuk mencegah banjir. Pola hidup bersih dan sehat (PHBS) harus menjadi kebiasaan,” tegasnya.

Ariadi berharap sinergi lintas sektor ini akan menghasilkan tindakan nyata dalam mitigasi bencana, mulai dari pemetaan risiko, deteksi dini potensi ancaman, hingga penataan jalur evakuasi dan titik kumpul aman. Selain itu, pelaporan rutin dari wilayah berpotensi rawan bencana diharapkan menjadi dasar bagi penanganan cepat dan efektif.

Dalam rapat tersebut, sejumlah stakeholder turut memberikan paparan. Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida menjelaskan pengelolaan banjir sesuai kewenangan pusat, Dinas PUTR Buleleng memaparkan langkah antisipatif terhadap drainase perkotaan yang rawan banjir, sedangkan BMKG memberikan proyeksi musim hujan 2025–2026. Dari UPTD KPH Bali Utara Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali turut menyampaikan strategi perlindungan hutan menghadapi cuaca ekstrem, dan Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR membahas pencegahan pohon tumbang di ruas jalan nasional.

Melalui sinergi ini, Pemkab Buleleng berkomitmen memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan kebencanaan demi keselamatan serta kesejahteraan masyarakat. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *