BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.

Agung Rai Wirajaya (ARW) Gencarkan Vaksinasi 4 Pilar Kebangsaan di Kalangan Pelajar SMA 1 Denpasar

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di SMA 1 Denpasar. (foto/ist)
banner 120x600

DENPASAR (terasbalinews.com). Anggota DPR/MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, I Gusti Agung Rai Wirajaya, S.E., M.M, mengadakan kegiatan sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Aula SMA 1 Denpasar pada Minggu (2/7/2023). Kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara I Gusti Agung Rai Wirajaya dan jajaran pengurus Genta Ambara Kencana SMAN 1 Denpasar sebagai panitia.

Selain menggencarkan vaksinasi kesehatan memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, MPR RI juga menggencarkan vaksinasi ideologi melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI untuk mencegah sekaligus memutus mata rantai penyebaran radikalisme dan demoralisasi generasi bangsa.

“Karenanya, kegiatan pemasyarakatan nilai-nilai Pancasila dilakukan untuk memastikan bahwa Pancasila senantiasa hadir pada setiap relung kehidupan ketatanegaraan dan segenap aspek kehidupan masyarakat,” ucap Agung Rai Wirajaya (ARW).

Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang mencakup Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD Negara Republik Indonesia 1945 diusung dengan tema “Memperkokoh Empat Pilar Kebangsaan dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”.

Agung Rai Wirajaya menjelaskan bahwa sebagai anggota MPR, tugas konstitusionalnya adalah memberikan pemahaman mengenai nilai-nilai luhur yang terkandung dalam 4 Konsensus Kebangsaan yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Ia juga mengungkapkan bahwa ia secara terus-menerus melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa hampir setiap saat lembaganya melaksanakan sosialisasi Empat Pilar, yaitu Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Amanah UU MD3 membuat kita harus selalu melakukan sosialisasi Pancasila. Sosialisasi 4 Pilar diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat, dari Sabang sampai Merauke, dari Talaud hingga Rote, sebagai pengingat dan penyegar pemahaman mengenai nilai-nilai luhur,” kata I Gusti Agung Rai Wirajaya.

Agung Rai Wirajaya juga mengingatkan para pelajar yang hadir tentang pentingnya tiga pilar UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam tatanan negara Indonesia.

“Dalam UUD 1945 terdapat tujuan negara Indonesia merdeka,” tambahnya.

Acara sosialisasi kali ini dipandu oleh tokoh perempuan Denpasar, Anak Agung Istri Paramita Dewi, S.M., atau yang lebih dikenal sebagai APD, dan menghadirkan narasumber I Gusti Ayu Diah Yuniti, seorang akademisi. Diah Yuniti menyatakan bahwa Pancasila telah ditetapkan sebagai dasar dan ideologi negara, pemersatu bangsa, pandangan hidup, dan falsafah kebangsaan. Dalam hierarki hukum ketatanegaraan, Pancasila menduduki posisi tertinggi dalam ideologi negara.

“Oleh karena itu, karena kedudukan dan fungsinya yang sangat mendasar bagi Negara dan bangsa Indonesia, Pancasila menjadi landasan utama dalam pembangunan karakter bangsa,” ujar Diah Yuniti.

“Dalam Pilar Bhinneka Tunggal Ika, kita harus menganggap perbedaan sebagai faktor yang menyatukan, bukan memecah belah. Kita harus berkomitmen untuk menyatukan keberagaman dalam harmoni kebangsaan. Meskipun berbeda-beda, bangsa Indonesia tetap satu kesatuan. Semboyan ini digunakan untuk menjaga persatuan NKRI yang terdiri dari beragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama, dan kepercayaan,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, Diah Yuniti mengucapkan terima kasih atas diselenggarakannya kegiatan sosialisasi 4 pilar tersebut, sambil berharap agar toleransi di kalangan pelajar, khususnya di lingkungan SMA 1 Denpasar, tetap terjaga dan para peserta dapat mengimplementasikannya kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Denpasar, Made Rida; Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Denpasar, I Nyoman Budiasa, I Wayan Darma, Nyoman Alit Budiani, I Ketut Sadia, serta pengurus Extrakulikuler Genta Ambara Kencana. (yak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *