BREAKING NEWS
Gunakan QR Code, Pertamina Uji Coba Full Cycle BBM Subsidi

Terbang Perdana, Wisatawan China Tiba di Bali Gunakan “Charter Flight”

Gubernur Bali, Wayan Koster  dan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Sugito, saat menyambut kedatangan wisatawan China di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Gubernur Bali, Wayan Koster  dan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Sugito, saat menyambut kedatangan wisatawan China di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. (foto/ist)
banner 120x600

BADUNG (terasbalinews.com). Terbang perdana dari Shenzhen China ke Denpasar menggunakan “charter flight” 210 orang penumpang (191 dewasa, 17 anak, 2 infant) menggunakan pesawat Lion Air nomor penerbangan JT2648, mendarat melalui Bandara International I Gusti Ngurah Rai, Minggu (22/1/2023).

Penyambutan dilakukan di depan depan Gate 1 terminal Kedatangan International Bandara I Gusti Ngurah Rai melalui pengalungan bunga kepada penumpang oleh Gubernur Bali, Wayan Koster  dan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Sugito serta Deputi Bidang Pemasaran dan Pimpinan K/L terkait.

Dalam kesempatan ini hadir juga Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf RI, Direktur Bidang Pemasaran Asia Pasific, Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf, Kepala Dinas Pariwisata Propinsi Bali, Consulat General China di Bali, Genaral Manager PT. Persero Angkasa Pura I, Plh. Kepala Kantor Wilayah IV Otoritas Bandara, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Direktur Lion Air, Ketua Bali Tourism Board, Wakil Ketua ASITA Bali, dan Direktur Indonesia Tourism Confucius Institute (TCI) Universitas Udayana.

Baca Juga:  Lagi Kapal Ikan di Benoa Terbakar

Gubernur Bali I Wayan Koster menyampaikan bahwa kedatangan wisatawan dari Tiongkok merupakan satu capaian luar biasa. Tanggal 16 November 2022 saat melepas Presiden China pada kegiatan G20 sempat disampaikan agar berkenan membuka dan memberikan ijin kunjungan wisatawan china ke Bali.

“Tahun 2019 lalu China menduduki peringkat ke 2 kedatangan international ke Bali, dan pada tahun sebelumnya pada posisi puncak kedatangan wisman ke Bali, diharapkan dengan momentum hari ini Bali dapat mencapai target 4,5 juta kedatangan wisman ke Bali,” tuturnya.

General Manager Angkasa Pura Handy Heryudhitiawan menyampaikan penerbangan pesawat dari China memang ditunggu kedatangannya ke Bali, semoga kedepannya China menjadi penumpang terbanyak kembali yang datang ke Pulau Dewata Bali.

Baca Juga:  Serap Aspirasi DPD RI Lakukan Inventaris Pengawasan dan Pelaksanaan di Imigrasi Ngurah Rai

Deputi Pemasaran Kemenparekraf RI Made Ayu Marthini mengucapkan terima kasih atas penyambutan penumpang charter flight pertama dari China ini, target tahun 2023 penumpang dari China akan masuk 280.000 penumpang namun kemungkinan akan tercapai melebihi dari target tersebut. Konsulat Jenderal China memberikan ucapan terima kasih atas acara penyambutannya dan hal ini memunjukkan upaya penuh pemerintah dan harapan besar dari masyarakat Bali atas kedatangan wisatawan China ke Bali.

Tanggal 20 Januari 2023 pemerintah Tiongkok menyampaikan pembukaan border, dan penerbangan perdana ke Bali merupakan perjalanan percontohan bagi pemerintah China. Pemerintah China akan memperdalam kerja sama dalam bidang pariwisata dan mendukung pemerintah Bali untuk menumbuhkan ekonomi Bali. Beliau mewakili pemerintah Tiongkok mengucapkan selamat tahun baru Imlek 2023.

Kakanim Ngurah Rai Sugito mengatakan Seluruh penumpang charter flight dari Shenzhen China ke Denpasar ini diberikan ijin masuk dengan Visa Kunjungan Saat Kedatangan (VKSK) atau Visa on Arrival (VoA).

Baca Juga:  Dituntut 3 Tahun Akibat Ketangkap Bawa Sabu dan Taji

“Melalui kedatangan charter flight ini dan mulai banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Bali diharapkan dapat membantu perekonomian Bali untuk segera pulih kembali,” katanya berharap.

Seperti diketahui saat ini Kantor Imigrasi Ngurah Rai sedang menyiapkan 36 perangkat tambahan yang akan digunakan dalam proses pemeriksaan keimigrasian di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Perangkat tersebut akan diprioritaskan pada area kedatangan guna mengantisipasi lonjakan penumpang yang datang. (rls/yak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *