BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.

Bersih – bersih Pantai Tangtu, Relawan Pegawai PLN Berhasil Kumpulkan Ratusan Kilogram Sampah Plastik

PLN bersih bersih di pantai Tangtu, Denpasar. (foto/ist)
banner 120x600

DENPASAR (terasbalinews.com). PT PLN (Persero) turut serta memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2023 lalu dengan melaksanakan kegiatan Coastal Clean Up di Pantai Tangtu, Kesiman, Denpasar, Jumat (9/6/2023).

Kegiatan yang bertema Solusi untuk Polusi Plastik ini turut dirangkaikan dengan penanaman pohon di pesisir pantai dan muara sungai di sekitarnya.

Sejumlah 115 relawan pegawai PLN bersama stakeholder dan komunitas setempat bergerak hingga mampu mengumpulkan setidaknya 124,2 kilogram sampah anorganik dan 24,8 kilogram sampah organik.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari Employee Volunteer Program (EVP) yang mengajak pegawai PLN untuk berperan menjadi relawan yang peduli dengan lingkungan sekitar.

“Kami hadir di sini sebagai bagian dari upaya untuk mengubah mindset pegawai, agar semakin memiliki kepedulian untuk berperan aktif menjaga lingkungan sekitar,” jelas Udayana.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan wujud transformasi PLN khususnya pada pilar Green yang tak hanya berupaya menghadirkan listrik dari energi ramah lingkungan juga tetap menjaga alam sekitar melalui pelestarian lingkungan.

“Ini juga sejalan dengan falsafah Bali, Tri Hita Karana, bahwa kita semua berasal dari alam, dan akan kembali ke alam, sehingga sudah selayaknya selalu menjaga keberlangsungan alam sekitar,” imbuhnya.

Dalam kegiatan ini PLN turut berkolaborasi dengan berbagai stakeholder dan komunitas peduli lingkungan antara lain Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Camat Denpasar Timur, Perbekel Desa Kesiman Kertalangu, serta Komunitas Pecinta Sungai (KPS) Buaya Darat Tangtu dan masyarakat sekitar.

Kepala Bidang Dinas Lingkungan Hidup, Made Dwi Arbani menyampaikan apresiasinya kepada PLN yang menginisiasi kegiatan ini.

“Kami berterima kasih kepada PLN yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, dengan mengajak para pegawai untuk turut serta mengikuti kegiatan coastal clean up ini, di mana kegiatan ini serentar dilaksanakan di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Arbani menjelaskan bahwa kegiatan ini sejatinya harus diikuti dengan pemilahan sampah dari rumah di masing – masing desa.

Menurutnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) saat ini kondisinya sudah penuh tak hanya di Bali saja, tapi di seluruh Indonesia dan Tempat Pengolahan Sampah Terpatu (TPST) belum optimal karena pengolahan di masing – masing rumah belum dimaksimalkan.

Ia berharap masyarakat semakin sadar untuk mengurangi penggunaan sampah plastik dan mengedepankan reduce reuse recycle dalam kehidupan sehari – hari.

Perbekel Desa Kesiman Kertalangu, I Made Suwena menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Pihaknya berterima kasih kepada PLN yang memilih lokasi Pantai Tangtu sebagai tempat untuk kegiatan Coastal Clean Up kali ini.’

Dirinya menjelaskan bahwa kegiatan ini sebetulnya telah rutin dilaksanakan masyarakat sekitar bersama komunitas – komunitas yang telah terbentuk salah satunya Komunitas BUAYA DARAT (Bali Untuk Alam Yang Asri Dari Anak Tangtu).

“Di Pantai Biaung dan Pantai Tangtu yang berada di Kertalangu, Kesiman ini, sampah plastiknya sudah tertangani dengan baik, dan stakeholder serta komunitas sudah berperan, dan melakukan kegiatan rutin, pembersihan setiap minggu,” kata Made Suwena.

Ada KPS Alu Buntut, Buaya Darat,Tak hanya itu, pihaknya menyebutkan setidaknya terdapat 8 bank sampah yang aktif mengelola sampah, khususnya sampah plastik yang dapat dijual.

Dirinya berharap kedepannya kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan tak terbatas lokasi pantai, namun lokasi lainnya seperti persawahan di lingkungan yang lain juga bisa mendapat perhatian.

“Mudah – mudahan apa yang diberikan bisa bermanfaat, dan keberlangsungan hubungan dapat terus terjalin dengan baik, khususnya dalam mengatasi permasalahan lingkungan,” pungkasnya. (*/yak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *